Penerbit Indie Terbaik: Perbedaan Penerbit Mayor dan Penerbit Indie By Penerbit Indie terbaik

Wednesday, 15 April 2015

Perbedaan Penerbit Mayor dan Penerbit Indie By Penerbit Indie terbaik




Hallo Penulis Sukses,

Kali ini team Uwais Inspirasi Indonesia akan menjelaskan tentang perbedaan penerbit mayor dan penerbit indie seperti kami. Disimak ya.....

1.  Jumlah Cetakan 

Penerbit mayor : mencetak bukunya secara masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau minimal 1000 eksemplar untuk dijual di toko-toko buku.

Penerbit indie : hanya mencetak buku apabila ada yang memesan atau cetak berkala yang dikenal dengan POD ( Print on Demand) yang umumnya didistribusikan melalui media online Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, dll.



2.  Pemilihan Naskah yang Diterbitkan

Penerbit mayor : harus melewati beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Tentu saja, menyambung dari poin yang pertama, penerbit mayor mencetak bukunya secara masal 1000 - 3000 eksemplar. Mereka ekstra hati-hati dalam memilih naskah yang akan mereka terbitkan dan tidak akan berani mengambil resiko untuk menerbitkan setiap naskah yang mereka terima. Penerbit mayor memiliki syarat yang semakin ketat, harus mengikuti selera pasar, dan tingginya tingkat penolakan.

Penerbit indie : tidak menolak naskah. Selama naskah tersebut sebuah karya yang layak diterbitkan; tidak melanggar undang-undang hak cipta—karya sendiri, tidak plagiat—serta tidak menyinggung unsur SARA dan pornografi, naskah tersebut pasti kami terbitkan. Kami adalah alternatif baru bagi para penulis untuk membukukan tulisannya.

3.  Profesionalitas

Penerbit mayor : tentu saja profesional dengan banyaknya dukungan SDM di perusahaan besar mereka.

Penerbit indie : kami pun profesional, tapi sering disalahartikan. Banyak sekali anggapan menerbitkan buku di penerbit indie asal-asalan, asal cetak-jadi-jual. Sebagai penulis, harus jeli memilih siapa yang akan jadi penerbitmu. Jangan tergoda dengan paket penerbitan murah, tapi kualitas masih belum jelas. Mutu dan manajemen pemasaran buku bisa menjadi ukuran penilaian awal sebuah penerbitan.

4.  Waktu Penerbitan

Penerbit mayor : umumnya sebuah naskah diterima atau tidaknya akan dikonfirmasi dalam tempo 1-3 bulan. Jika naskah diterima, ada giliran atau waktu terbit yang bisa cepat, tapi ada juga yang sampai bertahun-tahun. Karena penerbit mayor adalah sebuah penerbit besar, banyak sekali alur kerja yang harus mereka lalui. Bersyukur kalau buku bisa cepat didistribusikan di semua toko buku. Namun, jika dalam waktu yang ditentukan penjualan buku tidak sesuai target, maka buku akan dilepas oleh distributor dan ditarik kembali oleh penerbit.

Penerbit indie : tentu kami akan segera memproses naskah yang kami terima dengan cepat. Dalam hitungan minggu bukumu sudah bisa terbit. Karena memang, kami tidak fokus pada selera pasar yang banyak menuntut ini-itu. Kami menerbitkan karya yang penulisnya yakin karya tersebut adalah karya terbaiknya dan layak diterbitkan sehingga kami tidak memiliki pertimbangan rumit dalam menerbitkan buku.

5.  Royalti

Penerbit mayor : kebanyakan penerbit mayor mematok royalti penulis maksimal 10% dari total penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau setelah 3-6 bulan penjualan buku.

Penerbit indie : umumnya 15-20%  dari harga buku. Tetapi, Uwais Inspirasi Indonesia sebagai penerbit Indie terbaik di Indonesia menetapkan royalti berdasarkan kesepakatan antara penulis dengan penerbit. Enak kan ??

6. Biaya penerbitan

Penerbit mayor : gratis. Itulah sebabnya mereka tidak bisa langsung menerbitkan buku begitu saja sekalipun buku tersebut dinilai bagus oleh mereka. Seperti yang sudah disebut di atas, penerbit mayor memiliki pertimbangan dan tuntutan yang banyak untuk menerbitkan sebuah buku karena jika buku tersebut tidak laku terjual, kerugian hanya ada di pihak penerbit. Apalagi untuk penulis pemula yang benar-benar belum pernah menuai prestasi atau mengukir namanya di kancah penghargaan penulisan, akan sulit untuk menembus approval mereka.

Penerbit indie : bayar. Tapi di uwais Inspirasi Indonesia, bayarnya gak perlu mahal, bahkan bisa sampai kurang dari 100 ribu, bahkan gratis. Mengapa harus bayar? Karena kami adalah penerbit indie yang mengeluarkan biaya sendiri untuk menerbitkan buku-buku penulis kami. Kami adalah platform yang bisa dianggap sebagai rekan kerja para penulis. Keuntungannya, dengan sejumlah biaya yang sudah dibayarkan itu.

Semoga penjelasan singkat di atas cukup untuk membuat pemahaman penulis menjadi semakin baik. Jika masih belum mengerti benar, silakan googling mengenai penerbit indie terbaik  di Indonesia.


8 comments:

  1. hebat,,
    ini sangat membantu penulis yang baru belajar dan sangat awam masalah penerbitan buku,,

    ReplyDelete
  2. Bisa kurang dari 100 ribu, gimana itu kak? Apakah penerbit tidak rugi?

    anggiputri.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu harga promo pertama kali kami opening dulu

      Delete
  3. Info yang sangat membantu bagi penulis pemula. Terimakasih

    ReplyDelete
  4. Syarat syarat buku yang ingin diterbitkan apa saja?

    ReplyDelete
  5. Setuju.
    tapi semua balik lagi ke pnulisnya.

    http://www.sastrawacana.com/2017/02/simak-perbedaan-penerbit-mayor-dengan.html

    ReplyDelete
  6. sangat membantu mas. kebetulan saya akan merekomendasikan dengan senang hati di blog ku tentang penerbit indie. semoga penerbit uwais bisa bersinar dan tetap berkontribusi bagi bangsa dan negara ya mas.

    oh iya daftar penerbit aku rekomendasikan termasuk uwais daftar penerbit minor / indie pilihan

    ReplyDelete